Tradisi Nyadran Dusun Krajan, Kaloran, Temanggung

19 Oktober 2017 13:57:22 WIB

Geblog, Kaloran - Kegiatan kemsyarakatan sangatlah banyak apalagi di daerah pedesaan pada umumnya. Tak terkecuali pada desa Geblog, Kec. Kaloran, Jawa Tengah, tepatnya di Dusun Krajan. Tradisi secara turun temurun ini dilaksanakan secara rutin oleh masyarakat Krajan khususnya Petani yang membutuhkan air dalam pengairan sawah atau kebun.

 

Istilah "Nyadaran" kerap kali disalah pahamkan dengan pemujaan. Akan tetapi, sebenarnya nyadran ini lah sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang memberikan rezeki yang tak terbatas kepada para petani yaitu sumber air yang tidak kering (asat) ketika musim kemarau datang. 

 

"Rasa syukur ini dilakukan para petani dalam menyambut musim kemarau dimana sumber air tetap keluar untuk pengairan", Bapak Sarwoko sekaligus sebagai Kepala Dusun Krajan.

 

Prosesi Sadranan kali (sungai) ini yaitu dengan memasak ayam jantan putih di dekat sungai dan dimasak secara bersama oleh beberapa orang. Kemudian, setiap orang (petani) yang ikut dalam prosesi membawa bekal dari rumah berupa ketupat, lepet, jadah, dan nasi gurih disajikan dalam makan bersama diatas daun pisang. Biasanya dilaksanakan pada hari Jumat dan waktunya ditentukan bersama serta bergantian dengan dusun lain.

 

Tujuan sebenarnya selain untuk rasa syukur yaitu untuk mengakrabkan dan silaturahmi antar petani serta kegiatan ini sebagai ajang kerja bakti dan gotong royong dalam pembersihan sungai.

 

Penulis : Yusuf AA

Komentar atas Tradisi Nyadran Dusun Krajan, Kaloran, Temanggung

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Komentar
 

Media Sosial

FacebookYoutube

Statistik Kunjungan

Hari ini
Kemarin
Jumlah pengunjung

Sadranan Dhawuhan Seplangkrong

Peta Lokasi Geblog

tampilkan dalam peta lebih besar